Antisipasi Cuaca Ekstrim Jakarta

Perubahan cuaca ekstrim yang melanda Indonesia agaknya menjadi ancaman yang menakutkan bagi Ibukota tercinta, Jakarta.

Antisipasi Cuaca Ekstrim Jakarta
infojakarta.net
Perubahan iklim itu bukan tentang besok hujan atau tidak. Namun peningkatan suhu bumi karena pemanasan global aki­bat tingginya bahan bakar fosil seperti karbon dioksia (CO2), yang berakibat bagi perubahan kehidupan, kata Utusan Khu­sus Presiden untuk Perubahan Iklim Rachmat Witoelar seusai menjadi pembicara dalam Cli­mate Week yang diadakan In­donesia Climate Alliance (ICA) di Jakarta.

Untuk mengetahui Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Klik Di Sini !

Ia memengatakan, bebera­pa dampak perubahan iklim seperti pergeseran waktu cocok tanam dan peningkatan suhu air laut. Hal-hal ini akan ber­pengaruh pada banyak aspek, seperti kesehatan, kehutanan hingga rentan terjadi bencana alam.

Antisipasi Cuaca Ekstrim Jakarta
fontiswary.wordpress.com
Curah hujan luar biasa yang menghantam ibukota Jakarta membuat pihak pemerintah DKI Jakarta dan pemerintah pusat mencari cara paling ampuh untuk menekan masuknya jutaan kubik air yang menyebabkan banjir di berbagai wilayah ini. Melakukan modifikasi cuaca jakarta, atau penyemaian awan menjadi pilihan yang dilakukan oleh pemerintah DKI bersama berbagai pihak terkait, yaitu Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dalam sebuah upaya bernama operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC).

Untuk mengetahui Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Esok Klik Di Sini !

Antisipasi cuaca ekstrim di Jakarta, salah satunya dengan proses modifikasi cuaca. Hal ini sudah dilakukan sejak 26 Januari 2013 silam dengan menebar garam dapur (natrium klorida) sebanyak 4 ton antara pukul 13.30 hingga 15.40. Setelah garam ditebarkan, hujan pun jatuh di Selat Sunda. Operasi ini akan berlangsung selama 3 bulan, mulai 25 Januari hingga 25 Maret 2013 untuk menekan curah hujan yang tinggi di DKI Jakarta dan menghindarkan terjadinya banjir besar susulan seperti yang sempat terjadi pertengahan Januari 2013 silam.

Hingga sepekan pertama selepas operasi ini dilakukan, tak kurang dari 56,8 ton garam sudah ditebarkan di langit. Upaya ini dinilai berhasil karena curah hujan yang tadinya sangat tinggi di Jakarta menjadi berkurang secara signifikan, setelah air hujan jatuh sebelum memasuki wilayah kota Jakarta.

Upaya penyemaian awan ini, bukanlah hal yang aneh. Hal ini lazim dilakukan di beberapa belahan dunia, baik untuk memancing hujan atau justru sebaliknya. Proses memodifikasi cuaca ini banyak dilakukan oleh beberapa negara untuk mengatasi curah hujan yang kurang, atau bahkan berlebihan.

Sumber:
http://wartakesehatan.com
http://www.mongabay.co.id
Share on Google Plus

About admin

Penulis dari website Media Informasi Jakarta